Showing posts with label skripsi. Show all posts
Showing posts with label skripsi. Show all posts

Wednesday, January 11, 2012

Galaunya Mahasiswa Akhir, Happening Banget!


Hmm, kata yang lagi happening banget akhir-akhir ini di kalangan mahasiswa tingkat akhir adalah:
G A L A U
Yang galau ngurus transkrip nilai skripsi lah,
Yang galau mau ikutan semester pendek lah,
Yang galau mau ikutan semester padat lah,
Yang galau mau ikutan semester reguler lah,
Begitulah
Kegiatan harian mahasiswa semester akhir, tidak lain dan tidak bukan adalah menggalau.
Rasanya mau teriak-teriak.
Sebenernya salah juga sih, kenapa ngurus skripsi, mulai dari proposal, penelitian, dan laporan skripsi tidak dipikir dari dulu…. Jauh sebelum semester 7 sudah hampir berakhir.
Nyatanya, saya baru ujian 8 Desember 2011. Waktunya sudah sangat mepet dan hampir masuk injury time.
Hal inilah yang menjadi etiologi terjadinya outbreak GALAU di FK saya.
GALAU TIADA AKHIR.

Wednesday, March 2, 2011

Revisi Gitu Doang?


Episode kemaren lusa:
Hari Senin, 28 Februari 2011 gw ngumpulin proposal yg udah gw selesaikan ke dokter pembimbing 1 gw. Beliau  : “Oh, ditinggal aja, nanti tak baca”
Gw         : “Oh, iya dok. Nanti konsultasi lagi kapan ya dok?”
                #gw.mikirnya.beliau.mau.baca.dulu.sampe.selese
Beliau    : “besok aja, jam 10, saya di farmako”
Gw         : “oh iya dok, terimakasih”

Episode kemaren:
Besoknya (Selasa 1 Maret 2011), gw mikirnya itu proposal gw udah dicoret sana coret sini diurek-urek segala macem. Ternyata, cuma bagian tujuan, hipotesis, sama latar belakangnya doang yang ada koreksinya. Bahkan, halaman metode penelitian itu ga ketekuk alias pasti ga dibaca.
Beliau    : “dosisnya sudah kamu konversi to mbak?”
Gw         : “sudah dok.”
                “dok, kalau ini kerangkanya gimana ya, vitamin C nya ditulis apa nggak ya dok?”
Beliau    : “oo, tulis aja, nggak papa”
Gw         : “kalau ekstraksinya gimana ya dok?”
Beliau    : “oo, kalau itu tanya yang apoteker saja, dengan ibu itu lho”
Gw         :  “oh, iya dok, terimakasih”

Episode hari ini:
Hari ini (Rabu, 2 Maret 2011) gw udah nyelesein revisinya  *secara cuma seciprit gitu doang*
Gw         : “ini yang kemarin sudah saya revisi dok”
Beliau    : “oh iya. Ini kapan to ujiannya?”
Gw         : “batasnya akhir Maret dok, tgl 31”
Beliau    : “oh, ya udah to, langsung aja nggak usah lama2”
Gw         : “oh iya dok, tapi, minimal konsultasi 4 kali dok dengan pembimbing. Ini sudah tidak ada koreksi lagi dok?”
Beliau    : “ya nanti gampang habis ujian kan nanti juga direvisi.. pembimbing 2 nya siapa to?”
Gw         : “dr. l*l*k PK dok,”
Beliau    : “ya nanti konsultasi dulu saja sama beliau”
Gw         : “oh, begitu ya dok, nanti kalau ada revisi dari beliau saya kasih lagi ke dokter?”
Beliau    : “iya, begitu saja”

RESUME dari 3 episode:
TOENG..

Jadi, ceritanya menurut beliau proposal gw ini udah layak ujian???

HELP!!!!

Proposal prematur gini mah mortalitasnya tinggi, bisa mati gw dibantai penguji… yah, walaupun penguji gw sepertinya baik *amiin* tapi tetep aja masa otak masih kosong kaya gini diajak ujian proposal???
Sekarang, praktisnya gw bergantung sama bimbingannya Nyinyis. Revisi apa aja yg dibilang sama dr. pembimbingnya yang bener2 mau bimbing dengan usaha yang lebih proper dikit.
Tapi, mudah2an pembimbing 2 gw bisa mengcover kebingungan gw disana-sini. Hmm, mungkin gw perlu juga bimbingan sama penguji 2 ya. Siapa tau PA gw ini mau membantu mahasiswa bimbingannya yang tersesat ini.

Huhu.hikhik.huaaaa

Mama, HELP me Ma.. anakmu ini pusing tujuh keliling.. T_T

Thursday, February 24, 2011

Kesempatan dalam Kesempitan

di dalam kesempitan terhimpit proposal skripsi dan dikejar mencit PKM yang sudah datang, saya menyempatkan diri 'nyampah' di blog ini. memang sudah banyak 'uneg-uneg' sih..T_T
saya ingin:
- proposal cepat selesai dan cepat dikoreksi
- cepat2 mengekstraksi tu si biji jamblang biar cepet jalan penelitian skripsinya
- cepat2 jalanin PKM yang mencitnya udah ngejar2 di histo *teriak dulu ya, AAAAAA*

sementara teman payungan skripsi saya sudah selesai membuat proposal *walaupun belum dikoreksi*. tetapi at least dia sudah selesai tahapan pertama. *teriak lagi ya, AAAAAAA*

 TAPI:
- kerangka pemikiran proposal skripsinya belom.
- nyari mekanisme ngitung parameter si mencit PKM pake e-maze nya belom.
- ini yang paling penting: mumet kebanyakan beban.
- LHA, blok PEDIATRI nya gimana???? *katanya mau PPDS pediatri????*

teriak lagi ya, AAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAA
*butuh anti anxietas*

okelah, cuma bisa berusaha seadanya dan semampunya. T_T

SEMANGAT
*gapake dieja khas alay seperti C.I.N.T.A atau T.I.N.J.A*

hahahhaha *ketawa patologis*

Sunday, October 3, 2010

Skripsi?


    Lama tidak menulis di blog (baca: curhat), rasanya seperti ada yang hilang. Tidak ada hal yang spesifik dari kegiatan Saya belakangan ini: kuliah seperti biasanya, praktikum seperti biasanya, pretes dan responsi seperti biasanya, dan menetap di kos saat weekend seperti biasanya.
                Akan tetapi, topik terhangat se FK-UNS raya 2 minggu terakhir ini adalah: SKRIPSI. Bayangkan, pengajuan topik dan pembimbing baru dapat dilakukan 13 Desember 2010 (menurut jadwal dari Tim Skripsi). Tetapi, huru-hara sudah terjadi di kalangan mahasiswa. Mulai dari rebutan daftar di lab, sampai menghubungi calon dosen pembimbing idaman.
                Ya, mahasiswa memang malas mengambil topik klinis. Alasannya klasik: dokter klinis tidak punya waktu untuk membimbing mahasiswa. Mahasiswa dibiarkan berkelana sendiri mencari bahan-bahan, sementara dokter klinis tersebut terlalu mudah memberi ACC. Ketakutan yang timbul hanya satu: kesulitan saat menyusun skripsi.
                Begitu juga dengan Saya. Setelah rekan-rekan sejawat heboh dengan berita penuhnya kuota laboratorium Histologi dan Biologi, Saya juga lantas bergegas mencari-cari dosen pembimbing di lab Farmako. Memang, topiknya sudah Saya siapkan. Saya juga lumayan sudah mencari-cari jurnal yang terkait dengan topik tersebut.
                Tidak mudah memang menghubungi dosen. Saat dosennya Saya temui di lab, Beliau malah bingung sendiri, karena belum menghitung dengan pasti mahasiswa yang telah mengajukan permohonan menjadi pembimbing atau penguji. Beliau malah bingung, berapa kuota mahasiswa yang bisa dibimbing atau diuji.

dibawah ini: surat pernyataan dosen yang didapatkan setelah melalui perjuangan.


                Saat dikonfirmasi di bagian skripsi, Tim Skripsi memang terlihat santai. Wajar saja, karena sesuai kebijakan, bagian skripsi baru membuka pendaftaran bulan Desember 2010. Jadi, siapa yang menyebabkan huru-hara ini?
                Sepertinya, di kelas Saya lah timbul pertama kali kehebohan ini. Saat saya lihat di pendaftaran bagian Farmakologi, mahasiswa yang mendaftar kebanyakan merupakan teman sekelas Saya. Hanya ada beberapa mahasiswa dari kelas sebelah yang sudah mendaftar. Dan kuota lab Farmako pun sudah terpenuhi, jadi mahasiswa lain dari kelas sebelah sudah tidak bisa mendaftar lagi.
                Yang lebih saya herankan lagi, mengapa teman-teman Saya ini sudah heboh mencari pembimbing dan penguji 2 ya? Padahal, pembimbing dan penguji 2 menitikberatkan materinya hanya pada metodologi penelitiannya, bukan pada substansi atau inti penelitian atau topiknya. Yah, mungkin sekedar efek sedatif saja ya, :D. Lebih cepat lebih baik, seperti jargon salah satu Capres dalam Pilpres 2009 lalu.
                Pendaftaran skripsi ini pun jadi berubah seperti seleksi alam: siapa cepat dia dapat atau siapa kuat dia dapat (quote: teman saya yang insya Allah akan menyusun skripsi bersama). Ya, memang, ada benarnya, dapat dibuktikan sendiri lah nanti. Gerakan teman Saya ini memang cepat, dalam waktu singkat bisa mendapatkan tandatangan dosen pembimbing dan penguji. Untunglah, dia mengingatkan Saya agar bergerak lebih cepat, jika tidak, mungkin Saya masih bergerak lambat. Dan pada akhirnya akan kehabisan dosen pembimbing dan penguji 1. Terima kasih ya teman :D, semoga Skripsi kita nanti SUKSES! Amiin, :).